Diusiaku saat ini yang mungkin
kebanyakan wanita lain sudah menikah, sudah matang dan sudah seharusnya. Tapi
Tuhan belum menakdirkannya saat ini untukku. Aku tidak berkecil hati, hanya
saja adakalanya ku berfikir mungkin saja ada dosa yang menahan, atau kurangnya
taatku kepada Tuhan. Iya mungkin saja. Masih sendiri saat ini bukan Karena aku
yang kata orang “terlalu memilih, gak bergaul dan lain-lain.” Tetapi apakah
memang wanita tidak boleh memilih? Sedangkan nantinya akan hidup bersama
selamanya. apa menikah hanya sekedar status, sudah dapat status lalu tidak
cocok dan berakhir pula pernikahan? Menikah bukan hanya sekedar status, meski
aku tidak secantik RAISA, tapi aku ingin menikah dengan orang yang tepat
diwaktu yang tepat sekali dan terakhir sampai mati.
Seringnya aku merasa khawatir karena
semakin hari aku semakin menua, putus asa? Tidak. Tapi aku jalani hidup ini
begini adanya mengalir tak berasa. Lalang liling wanita lain bersama anak dan
suaminya. Sedikit iri, tapi apa dayaku ini.
Beberapa kali sahabat hingga saudara
ingin mengenalkan aku dengan kerabatnya lalu meminta foto diriku, lalu kemudian
tidak ada sepatah kata apapun, lanjutan yang tidak jelas. Sekali duakali
tigakali tak membuatku jera. Sempat terbesit ingin mengikuti acara taaruf……
namun hidup ku ini terlalu banyak khawatir, aku khawatir kalau aku tak bisa
membuka hatiku, aku takut kecewa atas penolakan yang mungkin saja harus ku
alami lagi, tapi kadang aku ingat bahwa tuhan lah pemilik jiwa dan raga ini, Dialah
yang maha membolak-balikan hati, dia yg memberi rasa dia juga yang berhak
mengambilnya kembali. Lalu kenapa aku harus khawatir.???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar